Menakar kemampuan Leicester City pada sisa musim ini

Menakar kemampuan Leicester City pada sisa musim ini

Menakar kemampuan Leicester City pada sisa musim ini

Menakar kemampuan Leicester City pada sisa musim ini

Menakar kemampuan Leicester City pada sisa musim ini – klasemen bola liga inggris saat ini sedang mengarah ke Leicester City. Leicester City  memang menjadi tim kuda hitam pada musim ini, sebab sudah meraih 32 poin dari 15 pertandingan di Premier League. Banyak pihak yang meramalkan bahwa Leicester City menjurai Premier League, sebab namanya berada di atas klub-klub besar Inggris.

Klasemen Premier League

Berikut ini adalah perolehan poin klub sepakbola di Premier League pada minggu ke 15.

  • Leicester City        32
  • Arsenal         30
  • Manchester City    29
  • Manchester United     29
  • Tottenham Hotspur    26
  • Crystal Palace        23
  • West Ham United    23
  • Liverpool         23
  • Everton         22
  • Watford         22
  • Stoke City        22
  • Southampton        21
  • West Bromwich Albion     19
  • Chelsea        15
  • Swansea City        14
  • Norwich City          13
  • AFC Bournemouth        13
  • Newcastle United       13
  • Sunderland           12
  • Aston Villa         6

Namun, bulan Desember dikenal sebagai periode neraka bagi klub-klub sepakbola. Sebab Laga Premier League akan berjalan padat, bahkan setelah Natal dan Tahun Baru. Jadwal yang padat inilah yang mengancam kesempatan  Leicester melanjutkan performa gemilangnya di Premier League musim ini.

Selain urusan jadwal yang padat, memasuki bulan Desember 2015, Leicester City akan mengahadapi empat klub besar. Bahkan pelatih The Foxes, Claudio Ranieri, mengingatkan timnya untuk bersiaga menghadapi pertandingan berat pada akhir tahun ini. Pada bulan Desember ini Leicester akan bertemu empat klub yang bisa saja membuat tim ini kehilangan poin.

Pada15 Desember di King Power Stadium, Leicester akan melawan Chelsea. Kemudian Leicester akan melakukan dua laga tandang melawan Everton pada 19 Desember, dan Liverpool pada 26 Desember. Kemudian  Leicester akan melawan Manchester City pada 30 Desember di King Power Stadium.

Kiprah Leicester di Premier League musim ini mungkin tidak disangka-sangka. Namun kondisi ini salah  satunya dikarenakan langkah manajemen klub yang menunjuk Claudio Ranieri sebagai pelatih. Sebab  Ranieri memiliki banyak pengalaman sebagai pelatih sepakbola, serta pilihannya untuk menurunkan pemain bertalenta. Setidaknya ada tiga pemain yang dijadikan pembicaraan karena kepiawaiannya.

Jamie Vardy

Mungkin pada dua atau tiga musim sebelumnya, nama Jamie Vardy tidak banyak yang dikenal. Namun, pada musim ini Ranieri memilih Jamie Vardy untuk bermain di lini depan yang membuatnya sangat dikenal pecinta sepakbola Inggris karena mampu memperoleh dua assists, dan 14 gol di musim ini.

Riyad Mahrez

Selain, nama Jamie Vardy muncul juga nama Riyad Mahrez yang menempati posisi winger. Ranieri berani  menempatkan Mahrez pada lini tengah Leicester. Sebab Mahrez pandai memberikan umpan, serta jeli dalam membaca lini pertahanan lawan. Hal ini pun membuatnya memperoleh enam assists dan sepuluh gol dari 15 pekan Premier League.

N’Golo Kante

Pemain berkebangsaan Prancis ini juga memiliki arti penting bagi klub. Sebab mampu menyeimbangkan lini tengah Leicester, dimana Kante mampu berperan sebagai pemutus serangan lawan, serta kemampuan tekelnya yang sangat kuat. Setidaknya pada musim ini saja, Kante sudah mencatat 60 interception.

Kembali ke ramalan tentang Leicester City yang menjurai Premier League musim ini, ternyata juga terlontar dari pelatih kenamaan yang pernah menangani klub-klub di Inggris, sebut saja Jose Mourinho, Sir Alex Ferguson, bahkan Louise Van Gal.

Namun, baik pemain maupun pelatih Leicester memilih untuk tidak jemewa, dan memilih fokus dengan  penampilan terbaik pada sisa musim ini. Bahkan pelatih dan pemain ketika ditanya tentang kans menjurai Premier League mereka hanya ingin mencapai target. Target yang dibuat Claudio Ranieri bagi The Foxes adalah 40 poin. Padahal Leicester sudah menjalani tujuh pertandingan dengan kemenangan.

Klub yang musim lalu melakukan promosi ke Premier League dengan satu misi untuk bertahan di kompetisi sepakbola tertinggi Inggris ini, harus harus melewati periode neraka pada musim ini. Bahkan agar bisa melewati periode neraka, mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson menyarakan Claudio Ranieri untuk membeli beberapa pemain baru pada bursa transfer pemain musim dingin 2016.

Menurut Fergie, kesempatan emas bagi Leicester untuk memenangkan Premier League sangat besar sebab cara bermain The Foxes sangat baik. Hal ini pun harus didukung dengan langkah antisipasi untuk menghadapi sisa musim ini. Salah satu langkah antisipasinya adalah membeli beberapa pemain baru untuk menghindari terjadinya banyak pemain yang cedera selama sisa musim ini, agar Leicester terus berada di urutar teratas klasemen bola.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*